Blogging, Aplikasi, Software, Android, Tutorial ada disini!

Showing posts with label Kisah Cinta. Show all posts
Showing posts with label Kisah Cinta. Show all posts

Sunday, June 28, 2015

Do Not Waste the Sincerity of Someone Who Loves You

4:43:00 PM Posted by Anonymous , , , , , 1 comment
Kamu tau.. ketika kamu merasa sempurna..merasa hebat dan kamu telah mendapatkan segala yang kamu inginkan tetapi kamu ternyata hanya sendiri..Tidak ada orang yang menemani hidupmu..segala yang kamu capai menjadi tidak berarti karena kebahagiaanmu belum kamu dapatkan..Kamu hanya bisa membaginya untuk dirimu sendiri..

Kamu tau.. ketika kamu merasa banyak orang yang akan jatuh cinta padamu dan mencintaimu, saat itu kamu tidak akan menyadari bahwa kamu akan dibutakan oleh semua itu.. Kamu tidak akan menyadari saat seseorang yang dengan tulusnya mencintaimu telah kamu sia-siakan.. Kamu tidak akan tau bagaimana orang itu dengan hatinya yang ikhlas menerima segala perlakuanmu, sikap dinginmu, ketidakperdulianmu bahkan (mungkin) pengkhianatan yang telah kamu lakukan padanya..

Kamu tidak akan menyadari kalau kamu telah menyia-nyiakan cintanya karena pikiranmu yang mengatakan bahwa kamu bisa mendapatkan yg jauh lebih baik dari dia..bahwa dia bukanlah segala-galanya buatmu dan tak akan berarti apa-apa..bahwa kamu bisa mendapatkan orang yang lebih baik darinya dan kamu akan banyak dicintai oleh orang lain selain dia..Kamu tidak akan menyadari kalau kamu telah menyia-nyiakan cintanya karena kamu pun begitu sibuk memperhatikan yang lain..kamu tak akan menyadari kasih sayangnya yang tulus kepadamu..kamu tak akan menyadari cintanya yang mencintaimu begitu sederhana..namun sempurna..

Kamu lupa bukan banyak cinta dan kesenangan yang kamu cari dalam hidupmu..kamu lupa bukanlah ketampanan, kegagahan yang kamu butuhkan untuk melengkapi hidupmu.. tapi seseorang yang memiliki hati bersih dan tulus yang menerima segala kelebihan dan kekuranganmu.. yang tidak menuntutmu untuk menjadi seseorang yang bukan dirimu..yang tak pernah meminta imbalan apapun.. kecuali berharap kamu mencintai dia setulus hatimu..berharap kamu mampu menyadari bahwa cintanya berharga.. tapi kamu akan melupakan segalanya itu jika kamu tertutupi oleh kepercayaan dirimu yg berlebihan sehingga menjadikanmu sosok yang sombong dan keegoisanmu yang begitu besar lalu kamu akan melewatkan kesempatanmu mendapatkan kesempurnaan dalam hidupmu pada saat kamu meninggalkannya..

Lalu ketika kamu tengah dalam keterpurukan.. berada dalam kesendirian dan kesepian ditengah kehidupanmu.. kamu tidak memiliki siapa-siapa.. ketika kamu menginginkan ada ketulusan yang diberikan seseorang padamu.. semua orang yang kamu harapkan menjauh dan tak bisa memberikan ketulusan yang kamu harapkan.. semua orang yang kamu harapkan malah pergi meninggalkanmu disaat kamu membutuhkan mereka..dan kamu sangat kecewa.. Lalu kamu akan teringat padanya, pada seseorang yang pernah mencintaimu dengan hatinya yang tulus seperti yang kamu harapkan saat ini.. Lalu kamu akan teringat lagi segala perlakuanmu padanya..kamu akan teringat lagi segala perlakuanmu yang tak pantas padanya..bagaimana kamu menyia-nyiakan hidupnya..waktunya dan cintanya..bagaimana kamu membuatnya jatuh didalam kekecewaan dan kesedihan..bagaimana kamu mendera hatinya yang tulus mencintai kamu dengan luka-luka..tiba-tiba kamu sangat merindukannya..menginginkan dia ada disampingmu, menemanimu melewati keterpurukanmu..

Kamu merindukan segala kesabaran yang dia berikan padamu.. kamu merindukan saat-saat canda tawa bersamanya dulu..kamu merindukan perhatian yang selalu ia berikan padamu.. kamu merindukan dia yang selalu menantikanmu.. kamu merindukan dia yang selalu memujamu.. kamu merindukan kasih sayangnya.. bahkan kamu sangat ingin memiliki kasih sayangnya kembali.. kamu sangat sangat ingin memeluknya dengan erat,mendekap dirinya.. segala ketulusan yang ada pada dirinya yang tak akan pernah lagi kamu temukan dalam diri orang lain yang pernah dekat dalam hidupmu..

Saat itu, kamu akan menyadari dia yang telah kamu sia-siakan itu adalah sosok yang kuat..yang selalu berjuang untuk mu,cintanya..yang mampu menanggung kesedihan dan beban yang kamu berikan padanya..yang tidak pernah meninggalkanmu walaupun saat itu dia punya seribu alasan untuk meninggalkanmu..yang tidak pernah meninggalkanmu yang seringkali menyakitinya..yang selalu menjagamu agar tak tersakiti sedikitpun..yang selalu memperhatikanmu yang seringkali mengabaikannya..yang dengan beraninya tetap mencintai kamu yang selalu membuatnya sedih dengan segala sikap dan perbuatanmu.

Sosok yang menerima segala kekurangan dan keegoisanmu dengan hatinya yang terluka.. sosok yang menerima segala perlakuanmu yang acuh tak acuh terhadap perasaannya dengan kesabarannya.. sosok yg memberimu cinta,senyum,rasa bangga, hingga air matanya yg mengalir..semua hanya karena dirimu.. sosok yang tetap setia padamu yang sering membiarkan dia kesepian.. sosok yang tetap menginginkanmu,membutuhkanmu yang tidak pernah hadir untuknya dikala kamu adalah orang yang paling ia butuhkan lebih dari siapapun.. sosok yang selalu tersenyum walaupun dihatinya telah banyak luka yang kamu berikan padanya.. sosok yang selalu memaafkanmu yang seringkali mengulangi kesalahan yang sama.. sosok yang selalu merindukanmu yang seringkali meninggalkannya sendirian..sosok yg selalu mengkhawatirkanmu yang sering tak mengabarinya..

Dalam keadaan terburuk sekalipun..dia masih berani menyayangimu..dia masih berani memberikan cintanya padamu..
“sosok yang kamu sia-siakan itu adalah sosok yang mengabaikan kepentingan dirinya dan perasaannya demi menjaga dan menunjukkan cintanya kepada pasangannya..Yang menjadikan kamu sebagai subjek untuk dikasihi..bukan sebaliknya..”
jangan pernah menghitung berapa kali kamu di sakiti dan ditinggalkan dalam kisah percintaan kamu..tetapi dapatkah kamu menghitung berapa kali kamu menyakitinya..melukainya tetapi dia tidak pernah meninggalkanmu seperti mereka yang meninggalkanmu..?

Lalu kamu mengingat semua kata-kata yang pernah ia ucapkan padamu.. kamu mengingat semua ungkapan perasaan cintanya padamu.. Kamu mengingat betapa dia memohon untuk tidak kamu tinggalkan.. Kamu mengingat betapa dia ingin kamu tetap disampingnya.. Kamu mengingat betapa dia tidak ingin kamu pergi darinya.. Kamu mengingat betapa dia takut akan kehilanganmu.. Kamu mengingat betapa dia giat meyakinkanmu bahwa hanya dia yang mampu menyayangi kamu sampai nanti.. Kamu mengingat semua yang telah ia berikan hanya untukmu yang orang lain tak akan mampu berikan padamu.. dan Kamu mengingat betapa dinginnya sikapmu saat itu dan kamu yang seolah tak mau tau bagaimana sedihnya perasaannya saat itu.. Kamu yang tak tau betapa sakitnya ia dengan perkataan yang kamu ucapkan tanpa memikirkan perasaannya saat itu.. Kamu yang tidak menganggapnya di depan orang lain.. dan kamu baru menyadari betapa jahat dan kejamnya kamu terhadapnya..

Lalu Kamu mulai berharap..seandainya kamu tetap berada disana..Kamu berharap bisa kembali kesana tetap berada disana di tempat yang seharusnya kamu cintai..Kamu akan sangat sangat merindukan dia ada disampingmu didekatmu.. Kamu akan sangat sangat merindukan ketulusan hatinya..Kamu akan sangat sangat merindukan ia yang selalu menyayangimu..tapi kamu sudah meninggalkannya disaat kamu telah menemukannya..

Rasa sesal tak dapat menolongmu..ya tak ada yang dapat menolongmu..kamu tidak bisa berbuat apa-apa,kecuali hanya meratapi rasa bersalahmu..kamu tidak bisa berbuat apa-apa,kecuali hanya menangis menyesalinya..karena dia sudah pergi dari hidupmu..dia telah kamu tinggalkan bersama luka yang dalam..dia telah kamu tinggalkan bersama kepedihan dihatinya dan dia telah kamu tinggalkan bersama ketulusannya mencintaimu walaupun hatinya telah kamu hancurkan..dia tak dapat kamu temukan lagi dalam hidupmu..sosok sepertinya tak dapat kamu temukan lagi dalam hidupmu..sosok sepertinya yang akan terus membayangi hidupmu..meninggalkan penyesalan mendalam seumur hidupmu karena telah mengabaikan cintanya yang begitu besar..kasih sayangnya yang begitu tulus padamu..

Kamu hanya akan semakin terpuruk karena kamu terlambat menyadari kamu telah menyia-nyiakannya..seseorang yang sesungguhnya mampu melengkapi hidupmu dengan cinta yang penuh ketulusan..seseorang yang seharusnya kamu jaga dan cintai sepenuh hatimu..seseorang yang sudah sepantasnya kamu bahagiakan dengan kesungguhanmu..

Setelah semuanya hancur..setelah kata maaf tak lagi berarti..Kamu baru menyadari betapa kamu adalah orang yang paling bodoh didunia ini karena telah menyia-nyiakan dirinya..tidak menghargainya..keceriaannya,senyumnya,tawanya, dan setianya telah kamu hancurkan..Kamu baru menyadari betapa berartinya dia dalam hidupmu..Kamu baru menyadari bahwa sebenarnya dialah sosok yang selama ini kamu butuhkan..Kamu baru menyadari karena cintanyalah yang membuat dirimu seakan sempurna..Kamu baru menyadari bahwa hanya cintanya yang bisa menolongmu dari perihnya sakit hati..Kamu baru menyadari bahwa hanya kasih sayangnya yang bisa melindungimu dari luka hati..dan selamanya kamu akan merindukan dia yang tak lagi ada disampingmu.. dia yang tak lagi ada mengisi sepanjang waktumu..dia yang tak lagi bisa kamu gapai,merengkuhnya kembali kesisimu..dia yang tak akan pernah kembali seperti dia yang dulu..dia yang selalu menyukaimu, menyayangimu, mencintaimu, sosok yang kamu rindukan.. tak lagi ada untukmu..

Dia tak mampu lagi tersenyum untukmu..setelah kamu terlalu dalam melukainya.. Dia kehilangan riangnya untukmu.. setelah kamu mengecewakannya terlalu dalam.. Dia tak akan kembali sama seperti yang dulu..

Dan kamulah yang akhirnya menangis.. menyesal seumur hidupmu.. membayar semua perlakuanmu dulu..

Thursday, September 12, 2013

Masih yang lama, masih yg sama

4:23:00 AM Posted by Anonymous , , No comments
Bagaimana bisa bertahan pada rasa yang lama
Jika dia tak punya rasa yang sama?
Mereka selalu bertanya
Untuk apa bertahan padanya?

Ini bukan soal rasa
Ini bukan soal balasan
Berteguh pada perasaan memang jalanku
Walau hati ini telah rapuh

Aku tetap pada pendirianku
Hati yang keras seperti batu
Padahal sebenarnya aku juga tahu
Diriku tak bisa memilikinya

Satu detik
Satu Jam
Satu hari
Bulan, yang berubah jadi tahun

Masih yang lama, masih yang sama
Aku tak mengerti kenapa
Memang cuma dia
Penyita hati ini

Ya, hanya dia...
Walaupun dia tak merasa sama

Tuesday, August 27, 2013

Aku mencintainya, karena Aku mencintai-Mu

5:04:00 PM Posted by Anonymous , , , 2 comments
Maafkan aku jika mengharapkanmu. , .
Maafkan aku jika menunggumu . , .
Maafkan aku jika aku yakin kau adalah jodohku . , .
Maafkan aku yang percaya pada mimpi itu , . ,

Aku mencintaimu karena Allah , . ,
Itulah yang kurasakan saat ini sejak dulu awal perjumpaanku denganmu , . ,
Jujur tak bisa ku hilangkan wajah dan namamu dalam hati ini,
Apalagi setelah mimpi itu hadir di dalam tidurku , . ,
Keyakinanku semakin kuat , . ,
Yakinu kau adalah yang terbaik kau yang akan mendampingi hidupku dengan kesetiaan
Dengan keimanan, ketulusan yang ada di hatimu, mungkin kau meragukanku,
Mungkin kau tidak percaya padaku. Tapi, maafkan aku jika masih berharap mimpi itu menjadi nyata
Indahnya raut wajahmu, lembutnya tatapan matamu, keteduhan hati dan jiwamu yang membuatku luluh di hadapanmu , . ,

Jika Aku boleh berharap, aku ingin mimpi itu akan menjadi nyata hidup bersamamu,.,
Dalam naungan cinta dan ikatan yang diridhoi oleh Allah SWT.
Bersama berjuang di jalan-Nya karena aku mencintaimu karena Alah,.,

Ya Allah,., yang maha pengasih.
Jika benar dia adalah jodohku,.,
Jika dia adalah bagian dari tulang rusukku yang hilang dengan kekuasaan dan kehendak-Mu
Satukanlah kamu, pertemukanlah kami dalam ikatan dengan jalan terindah dengan cara yang tidak pernah hamba bayangkan sebelumnya,.,

Ya Allah,., yang maha penyayang,.,
Karena Kau aku merindukannya,.,
Karena Kau aku menantikannya,.,
Karena Kau aku menyayanginya,.,
Karena Kau aku bertahan dalam rasa sakitnya merindu,.,
Karena Kau aku terus bertahan dalam asa dan rasa yang tidak pernah aku tau kapan waktu itu akan tiba,.,
Karena Kau Aku Mencintainya,.,

Ya Allah,.,
Aku mecintainya, karena Aku mencintai-Mu.

Wednesday, July 6, 2011

Mencintai Apa Adanya

6:57:00 PM Posted by Blogger[dot]Blogspot No comments
Seorang istri memiliki suami seorang insinyur. Dia mencintai sifatnya yang alami dan menyukai perasaan hangat yang muncul dihatinya ketika dia bersandar di bahu suaminya yang bidang. Setelah tiga tahun dalam masa perkenalan dan dua tahun dalam masa pernikahan, harus dia akui bahwa dia mulai merasa lelah. Alasan-alasannya mencintai suaminya dahulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Dia seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Dia merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah dia dapatkan pada dirinya. Suaminya jauh berbeda dari yang dia harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam Pernikahan mereka telah mementahkan semua harapannya akan cinta yang ideal. 

Suatu hari, sang istri memberanikan diri untuk mengatakan keputusannya Kepada suaminya, bahwa dia menginginkan perceraian. 
"Mengapa ?", suaminya bertanya dengan terkejut.
"Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan"
Sang suami terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaan sang istri semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa diharapkan darinya? (gumamnya di dalam hati). Dan akhirnya si suami bertanya, 
"Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiranmu?". 
Sang istri menatap mata suaminya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, 
"Saya punya pertanyaan, jika kamu dapat menemukan jawabannya di dalam hati, saya akan merubah pikiran saya. Sayangku, seandainya saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung, akan tetapi kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu kamu akan mati, apakah kamu akan melakukannya untukku ?". 
Sang suami termenung dan akhirnya berkata, 
"Saya akan memberikan jawabannya besok". 
Hati sang istri langsung gundah mendengar responnya. 

Keesokan paginya, sang suami tidak ada di rumah, dan sang istri menemukan selembar kertas dengan coretan tangan suaminya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat. Disitu tertulis ... 
"Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya". 
Kalimat pertama ini menghancurkan hati sang istri, namun dia melanjutkan untuk membacanya. 
"Kamu sering mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program-program di PC dan akhirnya menangis di depan monitor karena panik, namun saya selalu memberikan jari-jari saya supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya. Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu dan membukakan pintu untukmu ketika pulang. Kamu suka jalan-jalan ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata saya untuk mengarahkanmu. Kamu selalu pegal-pegal pada waktu teman baikmu datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal. Kamu senang diam di rumah dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi aneh. Dan harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami. Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku sambil tidur dan itu semua tidak baik untuk kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu. Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu. Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku. Sayangku, saya tahu ada banyak orang yang bisa mencintaimu lebih dari apa yang dapat aku lakukan. Namun jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku, mataku tidak juga cukup bagimu, maka aku tidak akan bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakanmu ". 

Air mata sang istri jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi dia tetap berusaha untuk membacanya. 
"Sayang, kamu telah selasai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri didepan menunggu jawabanmu. Jika kamu tidak puas sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah, bahagiaku bila kau bahagia ". 

Dia segera berlari membuka pintu dan melihat suaminya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil memegang susu dan roti kesukaan sang istri. Sejak saat itu, sang istri tahu, tidak ada orang yang pernah mencintainya lebih dari suaminya. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.